Berita

Satgasus Tangkap Truk Bawa 10 Ton Pasir Timah: Barang Ini Milik Ag Jebus Dibekingi Oknum Aparat Gu

711
×

Satgasus Tangkap Truk Bawa 10 Ton Pasir Timah: Barang Ini Milik Ag Jebus Dibekingi Oknum Aparat Gu

Sebarkan artikel ini

Laporan: Tim Radak

SUNGAILIAT, Berita5.co.id — Menjelang pergantian tahun, praktik jual beli pasir timah ilegal justru kian terang-terangan.

Saat aparat keamanan disibukkan dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026, dugaan kolaborasi antara kolektor timah ilegal dan smelter swasta kembali terendus.

Dini hari tadi, Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 04.23 WIB, atau tepat ketika azan subuh berkumandang, Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Timah menghentikan satu unit truk kuning bermuatan pasir timah sekitar 10 ton di kawasan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Truk tersebut diduga kuat sedang menuju semelter swasta di Jelitik.

Ironisnya, penangkapan ini terjadi di tengah larangan tegas pembelian pasir timah oleh smelter swasta yang berlaku sejak 14 Desember 2025.

Fakta ini menimbulkan pertanyaan serius

Siapa yang bermain, dan seberapa dalam praktik ini dilindungi?

Informasi yang dihimpun Tim Radak di lapangan menyebutkan bahwa pasir timah yang berhasil diamankan Satgasus PT Timah yang dibawa ke Semelter di Jelitik ternyata berasal dari Jebus Kabupaten Bangka Barat.

Menurut pengakuan sopir truk Yuda, pasir timah yang dibawa tersebut merupakan barang milik Ag, kolektor timah asal Jebus Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat.

Sama dengan pemilik barang, timah yang ditaksir 10 ton (sebelumnya diperkirakan 4-5 ton) tersebut juga berasal dari wilayah Jebus Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat.

“Punya Pak Ag dari Jebus,” ujar Yuda yang ditemui Tim RADAK Babel, Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 06.40 WIB.

Hasil pantauan langsung dilapangan, truk yang membawa pasir timah milik Ag tersebut menggunakan surat jalan dari IUP di Kabupaten Bangka Selatan.

Pertanyaanya apakah bisa membeli pasir timah yang bukan berasal dari IUP milik sendiri?

Sementara itu, pengamanan pasir timah ini mulai dari Jebus hingga sampai di Semelter di Jelitik Sungailiat Kabupaten Bangka melibatkan oknum aparat berinisial Gu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *