Berita

Pemkab Bangka Barat Gaungkan Pembangunan Berbasis Rakyat 

85
×

Pemkab Bangka Barat Gaungkan Pembangunan Berbasis Rakyat 

Sebarkan artikel ini

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan, terutama yang bersifat krusial. Ini penting agar pembangunan tetap berada di jalur yang sesuai dengan kebutuhan publik,” tegasnya.

Kolaborasi pun diperluas, melibatkan berbagai pihak mulai dari Balai teknis hingga Dinas PUPR, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Di tengah kekhawatiran publik akan minimnya akses informasi dalam proyek-proyek besar, Pemkab Bangka Barat memilih jalur berbeda yaitu keterbukaan sebagai fondasi.

Sosialisasi ini menjadi pintu awal. Namun ke depan, arus informasi akan diperluas melalui berbagai kanal.

Media sosial resmi pemerintah

Portal digital Kabupaten Bangka Barat

Kolaborasi bersama Kominfo

Platform populer seperti TikTok

Hingga baliho di titik-titik strategis kawasan proyek

Langkah ini bukan sekadar strategi komunikasi, tetapi upaya membangun kepercayaan bahwa setiap langkah pembangunan dapat diakses, dipahami, dan diawasi bersama.

“Hari ini adalah bentuk keterbukaan. Ke depan, kita pastikan masyarakat tahu secara jelas perencanaan, waktu pelaksanaan, hingga manfaat yang akan mereka rasakan,” tambahnya.

Di balik kursi-kursi yang terisi, di balik catatan-catatan kecil yang ditulis warga, tersimpan harapan besar bahwa Mentok yang lebih hidup, lebih tertata dan tetap berakar pada sejarahnya.

Pembangunan Kota Tua Mentok bukan hanya tentang memperindah kawasan, tetapi tentang mengembalikan identitas, memperkuat ekonomi lokal, dan membuka peluang baru bagi generasi mendatang.

Dengan dimulainya tahapan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengirimkan pesan yang jelas bahwa pembangunan bukan sekadar proyek, melainkan perjalanan bersama.

Perjalanan yang dimulai dari mendengar, dilanjutkan dengan bekerja, dan diakhiri dengan kesejahteraan yang dirasakan bersama.

Hari itu, di ruang rapat sederhana di Mentok, sejarah baru perlahan mulai ditulis. (b5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!