Berita

Mabes Polri Bongkar Jaringan Penyelundup Pasir Timah: Jejak “Meja Goyang” dari Beltim ke Malaysia

218
×

Mabes Polri Bongkar Jaringan Penyelundup Pasir Timah: Jejak “Meja Goyang” dari Beltim ke Malaysia

Sebarkan artikel ini

Hingga kini, total tujuh tersangka telah diamankan, termasuk A dan M di Belitung.

Namun publik mempertanyakan apakah mereka sekadar operator lapangan?

Penyelundupan lintas negara dengan pola berulang mustahil berdiri tanpa:

1. Modal besar untuk pembelian dan logistik.

2. Jaringan laut yang aman dari patroli.

3. Akses pasar tetap di luar negeri.

4. Dugaan pembiaran atau kebocoran informasi.

Belitung dan Belitung Timur bukan wilayah asing dalam peta tambang ilegal.

Namun keterhubungan langsung ke pasar Malaysia menandakan adanya jejaring regional yang bekerja sistematis, memanfaatkan celah pengawasan di wilayah kepulauan.

Timah adalah komoditas strategis nasional. Setiap ton yang keluar tanpa izin berarti:

1. Kehilangan royalti dan pajak negara.

2. Rusaknya tata niaga resmi.

3. Tertekannya harga bagi pelaku legal.

4. Kerusakan lingkungan tanpa reklamasi.

Lebih jauh, jika benar pasir timah itu masuk ke smelter Malaysia, maka Indonesia tak hanya kehilangan bahan mentah, tetapi juga nilai tambah hilirisasinya.

Brigjen Pol Irhamni menegaskan bahwa lokasi yang digerebek adalah sumber penyelundupan yang sebelumnya ditangkap di Batam.

Pernyataan ini membuka peluang pembongkaran aktor intelektual di balik jaringan.

Akankah pengusutan berhenti pada pelaku teknis, atau menembus hingga pemodal dan penerima di luar negeri?

Masyarakat Bangka Belitung menanti langkah tegas berikutnya.

Sebab jika jaringan Malaysia ini benar terstruktur dan berulang, maka yang sedang terjadi bukan lagi sekadar tambang ilegal, melainkan praktik kejahatan ekonomi lintas negara yang terorganisir. (b5)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!