“Selamat kepada Persit Air lintang Tempilang, Panser FC, Himawari, dan BKTN. Kita tunggu kalian semua di Open Turnamen Ruah Tempilang 2025,” ujarnya. Kata-kata itu menjadi simbol komitmennya menjadikan Tempilang sebagai rumah perkembangan olahraga rakyat.
Kehadirannya bersama masyarakat memperlihatkan betapa olahraga bukan sekadar pertandingan, melainkan ruang persatuan.
Wabup berdiri di antara pemain, pelatih, hingga anak-anak kecil yang menggenggam medali kebanggaan, sebuah citra yang mempertegas peran pemerintah dalam menghidupkan prestasi dan semangat muda di Bangka Barat.
Kepala Desa Penyampak, Doni, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga, panitia, serta aparat keamanan.
Dengan keterlibatan Polsek Tempilang, TNI, dan Satpol PP, turnamen berlangsung kondusif sejak pembukaan hingga final.
Lapangan Ghorib bukan sekadar tempat bertanding, tetapi ruang sosial tempat warga berkumpul, bertukar cerita, dan membangun kebersamaan.
Daftar Juara Open Turnamen “Pemuda Cup” 2025 Desa Penyampak
Juara I – Persit Air Lintang Tempilang
Bonus Rp17.000.000 + tropi + medali
Juara II – Panser FC Pangkal Niur Kampung Baru
Bonus Rp12.000.000 + tropi + medali
Juara III – Himawari Desa Labu
Bonus Rp8.000.000 + tropi
Juara IV – BKTN Desa Neknang
Bonus Rp5.000.000 + tropi
Top Skor: Ashar (Persit), Yogi (Panser FC), Mario (Himawari FC) – 2 gol
Turnamen Pemuda Cup bukan hanya babak akhir musim kompetisi desa, tetapi babak baru kebangkitan olahraga rakyat.
Dari lapangan kecil di Penyampak, dari sorak ribuan warga Tempilang, sebuah pesan sederhana tapi kuat mengalun:
Bahwa olahraga adalah denyut kehidupan, dan bahwa Bangka Barat sedang bangkit bersama generasi mudanya. (B5)












