Bangka SelatanLokalMelayuNasional

SMPN 1 Simpang Rimba Menggelar Pesta Durian, Enaknya Tu Disini

112
×

SMPN 1 Simpang Rimba Menggelar Pesta Durian, Enaknya Tu Disini

Sebarkan artikel ini
Para Guru SMPN 1 Simpang Rimba Kecamatan SImpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan bersama sekitar 300 siswa dan para wali murid menggelar pesta durian, di halaman sekolah, Rabu (24/1/2024). (kuul)

Oleh : Abok Amang
SIMPANGRIMBA, berita5.co.id — Kekayaan alam Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak bisa dipandang sebelah mata.

Wilayah yang berada di ujung sebelah barat Pulau Bangka ini juga pantas mendapat perhatian lebih dari pemerintah maupun masyarakat secara luas.

Untuk mengekspresikan kekayaan alam yang melimpah tersebut, tenaga pendidik SMP Negeri 1 Simpang Rimba bersama sekitar 300 menggelar aksi nyata dari program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).

Kegiatan ini juga ternyata didukung penuh oleh para orangtua wali siswa.

Mengangkat kearifan lokal dengan hasil durian yang berada di wilayah Kecamatan Simpang Rimba, pesta durianpun digelar dengan mengusung tema “Ekspresi Budaya Kearifan Lokal dengan Memperkenalkan Durian Kecamatan Simpang Rimba Sebagai Produk Lokal yang Bernilai Jual Tinggi”.

Selain memiliki nilai jual yang tinggi dengan citarasa yang memikat selera, Durian dari Kampong Gudang, Permis, Sebagin, Rajik dan beberapa desa di Kecamatan Simpang Rimba selalu diburu oleh penikmat durian, dari Pulau Bangka hingga Sumatera.

Kepala SMP Negeri 1 Simpang Rimba Syamsiar, SAg menyampaikan program sekolah Kurikulum Merdeka di hadapan kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Camat, Kapolsek, kepala KUA, para kepa Sekolah, orang tua wali siswa, tokoh masyarakat dan para undangan lain.

“Kegiatan aksi nyata dari program P5 Kurikulum Merdeka ini merupakan pertama kali kami lakukan dan Alhamdulillah ini terlaksana berkat dukungan seluruh guru, siswa dan orangtua siswa. Dan kami yakin ini satu-satunya sekolah yang melaksanakan aksi nyata dengan mengangkat durian sebagai kearifan lokal yang ada,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!