Bangka BaratBeritaLaw&CrimeLokalNewsPemerintahan

Rumah Ludes dan Mobil Ikut Terbakar: Bantuan Pemkab Bangka Barat Jadi Harapan Baru

×

Rumah Ludes dan Mobil Ikut Terbakar: Bantuan Pemkab Bangka Barat Jadi Harapan Baru

Sebarkan artikel ini

Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim

BANGKA BARAT, Berita5.co.id – Dalam situasi darurat, tidak semua orang mampu mengambil keputusan yang tepat. Namun ketika kobaran api mulai melahap rumahnya di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Bahud memilih satu hal yang paling penting untuk menyelamatkan cucunya.

Keputusan itu mungkin membuat seluruh harta bendanya tidak terselamatkan. Rumah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat tinggal keluarga hangus terbakar. Sebuah mobil yang terparkir di depan rumah juga ikut dilalap api. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Namun satu hal yang tidak hilang dalam peristiwa itu terhadap nyawa.

Sehari setelah musibah tersebut, Jumat (5/6/2026), secercah harapan datang untuk keluarga Bahud. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan darurat kepada korban kebakaran.

Bantuan tersebut berupa makanan anak, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, family kit, paket sandang dewasa, kasur, selimut, tenda gulung, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti beras, mi instan, sarden, minyak goreng, gula, teh, kopi, kain dan paket sandang.

Bagi masyarakat yang tidak pernah mengalami musibah serupa, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal hanya dalam hitungan menit, bantuan itu menjadi penopang pertama untuk bertahan di tengah situasi sulit.

Saat menerima bantuan, Bahud tampak beberapa kali memandangi sisa-sisa rumahnya yang kini berubah menjadi tumpukan material hangus.

Pria lanjut usia itu mengaku hingga kini masih sulit mempercayai apa yang telah terjadi.

“Sampai sekarang saya masih seperti tidak percaya. Kemarin rumah masih ada, sekarang tinggal puing-puing. Semua barang habis terbakar. Tapi saya bersyukur karena saya dan cucu saya masih diberi keselamatan,” kata Bahud.

Baginya, kehilangan rumah bukan hanya soal kehilangan bangunan fisik. Di dalam rumah tersebut tersimpan berbagai kenangan keluarga yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun.

Mulai dari perabot rumah tangga, pakaian, dokumen penting hingga barang-barang yang memiliki nilai sentimental ikut musnah dalam kebakaran.

“Di dalam rumah itu banyak kenangan. Ada barang yang kami beli sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun. Ada juga barang peninggalan keluarga. Semuanya habis. Tapi saya selalu bilang kepada keluarga, yang penting kita masih hidup dan masih bisa berkumpul,” ujarnya.

Bahud juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarganya.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, BPBD, Dinsos, kepolisian dan masyarakat yang datang membantu. Dalam kondisi seperti ini, bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi kami,” katanya.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.

Saat itu Bahud berada di rumah bersama cucunya. Tidak ada tanda-tanda yang membuatnya curiga bahwa musibah besar akan terjadi.

Suasana mendadak berubah ketika salah satu cucunya berteriak memberitahukan adanya api.

Awalnya Bahud mengira kebakaran berasal dari dapur. Namun setelah diperiksa, api ternyata muncul dari bagian lain rumah dan dengan cepat membesar.

Kondisi rumah yang masih banyak menggunakan material kayu membuat kobaran api dengan mudah menjalar ke berbagai ruangan.

Bahud dan cucunya sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun upaya tersebut tidak berhasil.

Api terus membesar dan mulai menguasai bangunan rumah.

Dalam kondisi panik, Bahud masih sempat mencoba menyelamatkan mobil Honda CR-V milik keluarganya yang terparkir di depan rumah.

Sayangnya kendaraan tersebut tidak berhasil dipindahkan karena dalam kondisi terkunci.

Ketika kobaran api semakin besar, ia akhirnya harus mengambil keputusan penting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!