Bangka BaratEdukasiEkonomiLaw&CrimeLokalNewsPemerintahan

Realisasi PAD Bangka Barat Semester I 2026 Lampaui Target, Cerminkan Penguatan Kinerja Fiskal Daerah

×

Realisasi PAD Bangka Barat Semester I 2026 Lampaui Target, Cerminkan Penguatan Kinerja Fiskal Daerah

Sebarkan artikel ini

Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim

BANGKA BARAT, Berita5.co.id – Setiap rupiah yang masuk ke kas daerah sesungguhnya menyimpan cerita tentang pembangunan. Ada jalan yang akan diperbaiki, pelayanan publik yang ditingkatkan, hingga program kesejahteraan masyarakat yang dapat terus berjalan. Di Kabupaten Bangka Barat, cerita itu kini mulai terlihat dari capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026 yang berhasil melampaui target.

Hingga akhir Juni 2026, realisasi PAD Bangka Barat mencapai Rp55,3 miliar atau 51,81 persen dari target tahunan. Angka tersebut melampaui target semester pertama yang ditetapkan sebesar Rp53,4 miliar atau 50 persen, sekaligus menjadi sinyal positif semakin kuatnya kemampuan fiskal daerah dalam menopang pembangunan.

Bagi pemerintah daerah, capaian ini bukan sekadar statistik. Di baliknya terdapat kerja kolaboratif berbagai perangkat daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga tumbuhnya kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Ali, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang berhasil dicapai pada semester pertama tahun ini.

“Target sampai bulan Juni atau semester pertama sebesar Rp53,4 miliar. Alhamdulillah realisasinya sudah mencapai Rp 55,3 miliar atau 51,81 persen. Artinya target semester pertama sudah terlampaui,” ujar Muhammad Ali, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari upaya optimalisasi seluruh sumber Pendapatan Asli Daerah yang dilakukan secara konsisten. Mulai dari peningkatan pelayanan perpajakan, penguatan pengawasan, hingga menggali berbagai potensi pendapatan yang sebelumnya belum tergarap secara maksimal.

Lebih dari itu, Muhammad Ali menegaskan bahwa capaian tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan lintas sektor.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi bersama, mulai dari dukungan Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para staf ahli, para asisten, seluruh kepala OPD, BLUD, camat, lurah, kepala desa, RT dan juru pungut, DPRD Bangka Barat, Kejaksaan Negeri, Kantor BPN, berbagai pihak terkait, hingga seluruh masyarakat Bangka Barat,” katanya.

Dari empat komponen utama PAD, sektor retribusi daerah menjadi salah satu penyumbang terbaik. Dari target tahunan sebesar Rp41,1 miliar, realisasinya telah mencapai Rp25,4 miliar atau 56,35 persen, melampaui target semester pertama.

Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan bahkan telah menuntaskan target tahunan. Dari target Rp 6 miliar, realisasi mencapai sekitar Rp 6 miliar atau 100,84 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!