“Potensi di Kawasan Industri Sadai ini sangat besar. Karena itu, riset yang dikembangkan harus mampu memberikan nilai tambah dan mendorong daya saing industri daerah,” katanya.
Pahlivi juga menyebutkan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi kebijakan Pansus DPRD Babel ke depan.
“Kami ingin kebijakan yang lahir nantinya benar-benar implementatif dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri agar riset dan inovasi dapat menjadi motor utama pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (B5)












