Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, Berita5.co.id – Di tengah semakin tingginya minat masyarakat terhadap minuman herbal alami, Teh Pelawan hadir sebagai salah satu produk khas Bangka Belitung yang menawarkan cita rasa tradisional sekaligus mengangkat kekayaan hayati daerah.
Di balik secangkir Teh Pelawan, tersimpan cerita panjang tentang kearifan lokal.
Sejak dahulu, masyarakat mengenal pohon pelawan bukan hanya sebagai penghasil jamur pelawan yang bernilai tinggi, tetapi juga sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat.
Pucuk mudanya kerap dijadikan lalapan, sementara kulit batangnya dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk membantu menyembuhkan luka.
Berangkat dari pengetahuan turun-temurun tersebut, Rusmiyadi, warga Desa Nadung, mengembangkan Teh Pelawan menjadi produk herbal yang kini mulai dikenal masyarakat.
Menurut Rusmiyadi, awalnya daun pelawan hanya dikonsumsi sebagai minuman biasa.
Namun pengalaman pribadinya saat menghadapi masalah kesehatan pada 2010 menjadi titik balik untuk lebih serius mengembangkan produk tersebut.
“Saya pernah mengalami sakit kronis dan sempat dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah setelah rutin mengonsumsi Teh Pelawan, kondisi saya berangsur membaik. Dari pengalaman itu saya semakin yakin untuk memperkenalkan teh herbal ini kepada masyarakat,” ungkapnya.












