Penulis: Ical Icul
Editor: Kusuma
PANGKALPINANG, Berita5.co.id – Lima tahun memang bukan waktu yang panjang, namun bukan juga waktu yang pendek untuk Maulan Aklil menahkodai Kota Pangkalpinang, periode 2018-2023.
Meski singkat, selama kepemimpinan Bang Molen, sapaan akrab Maulan Aklil ini, telah membawa perubahan yang cukup signifikan bagi ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Kota lebih tertata, wajah kota lebih berseri, dan masyarakat lebih nyaman dengan banyaknya ruang terbuka untuk berkumpul dan bercanda bersama keluarga maupun kerabat dan handai taulan.
Jejak digital perbaikan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat terekam dengan baik oleh banyak warga Pangkalpinang.
Perbaikan fasilitas umum juga begitu terasa di berbagai penjuru Kota Beribu Senyuman, begitu ikon yang disematkan selama kepemimpinan Bang Molen periode 2018-2023.
Salah satu dampak positif yang sempat dirasakan masyarakat Kota Pangkalpinang adalah peningkatan ekonomi lokal melalui berbagai program yang mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM).
Molen juga dikenal dekat dengan warganya, seringkali turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dan mendengarkan aspirasi mereka.
Salah satu program andalan Molen adalah revitalisasi kawasan pesisir.
“Kami ingin Pangkalpinang menjadi kota yang ramah lingkungan dan memiliki daya tarik wisata yang kuat,” ujar Molen saat sedang berbincang dengan media ini, Jum’at (30/5/2025).
Revitalisasi ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM).
Buktinya, kini kita dapat melihat kawasan Pantai Pasir Padi yang lebih tertata dan ramai dikunjungi wisatawan, menggerakkan roda ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan para pedagang dan pelaku wisata.
Namun sayang, satu tahun terakhir, kawasan Pantai Pasir Padi mulai tidak terurus, warung yang berdiri bagaikan pasar, tepi pantai yang makin sempit oleh desakan kursi-kursi pedagang, telah membuat Pantai Pasir Padi hilang kecantikannya.
Warga Kota Pangkalpinang berharap, Pantai kebanggaan Kota Beribu Senyuman itu, kembali memberikan senyuman terbaiknya, sehingga bisa menggoda wisatawan untuk kembali menyentuh bibir pantai.
Selain itu membangun kawasan pesisir, Bang Molen juga fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Pembangunan sekolah dan puskesmas baru, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di fasilitas yang sudah ada, menjadi bukti komitmennya.
“Pendidikan dan kesehatan adalah investasi masa depan. Dengan SDM yang berkualitas, Pangkalpinang akan lebih maju,” tegas Molen.
Program pelatihan vokasi dan pemberdayaan UMKM juga turut berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat.












