Berita

Langkah Terakhir Sang Pencari Kepiting, Duka Menyelimuti Batu Belubang

×

Langkah Terakhir Sang Pencari Kepiting, Duka Menyelimuti Batu Belubang

Sebarkan artikel ini

Penulis: Radak

BANGKA TENGAH, Berita5.co.id – Matahari Sabtu siang seharusnya menjadi penanda berakhirnya rutinitas para nelayan di pesisir Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru.

Namun, bagi warga desa itu, 25 Juli 2026 itu justru menjadi hari yang menyisakan duka mendalam.

Di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batu Belubang, warga mendapati seorang pria terbaring tak bergerak.

Sosok itu kemudian dikenali sebagai Bujang Tande, nelayan sederhana yang selama ini menggantungkan hidup dengan mencari kepiting di kawasan Pantai Tapak Antu.

Kabar itu menyebar cepat dari mulut ke mulut. Suasana yang biasanya dipenuhi aktivitas nelayan mendadak berubah sunyi.

Warga berdatangan dengan wajah penuh rasa iba, sementara keluarga bergegas memastikan kabar yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Salah seorang saksi mata mengaku sempat terkejut saat pertama kali melihat korban.

“Kami melihat ada seseorang tergeletak di lokasi. Setelah didekati, ternyata korban sudah tidak bergerak. Kami langsung memanggil warga lain dan melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait,” ujarnya.

Bagi warga Batu Belubang, Bujang Tande bukanlah orang asing. Ia dikenal sebagai nelayan pinggir yang setiap pagi menyusuri pesisir Pantai Tapak Antu untuk mencari kepiting.

Hasil tangkapannya menjadi sumber penghidupan bagi dirinya dan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!