PANGKALPINANG, Berita5.co.id– Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan terus mengoptimalkan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), seiring capaian Universal Health Coverage (UHC) yang telah menembus angka 100,14 persen per Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Widya Eva Sari, menyebut capaian tersebut merupakan hasil sinergi kuat lintas sektor yang selama ini terjalin dengan baik.
“Faktor utama yang mendorong capaian UHC adalah koordinasi solid antara seluruh pemangku kepentingan, mulai dari RT/RW, kelurahan, Dinas Kesehatan, Dukcapil, Dinas Sosial, hingga perangkat daerah lainnya,” ujar Widya, Selasa (31/3/2026).
Meski capaian UHC telah melampaui target, Widya mengakui tingkat keaktifan peserta JKN masih menjadi tantangan. Saat ini, keaktifan peserta berada di angka 81,71 persen.
Ia menjelaskan, tingkat keaktifan berbeda di setiap segmen kepesertaan. Peserta yang dibiayai pemerintah daerah (PBPU Pemda) tercatat aktif sebesar 84,04 persen, peserta PBI dari pemerintah pusat mencapai 87,23 persen, dan peserta pensiunan sebesar 94,59 persen.
“Namun, segmen peserta mandiri atau PBPU menjadi yang paling rendah, yakni hanya sekitar 55,19 persen. Hal ini disebabkan banyaknya peserta yang menunggak iuran,” jelasnya.
Menurut Widya, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang mampu untuk membayar iuran secara mandiri menjadi kendala utama. Kondisi ini berdampak langsung pada tingkat keaktifan kepesertaan secara keseluruhan.












