BELITUNG, Berita5.co.id — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasbiransyah melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 dengan menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah Air Mungkui dan Buluh Tumbang, Kabupaten Belitung.
Dalam pertemuan bersama warga, berbagai persoalan disampaikan masyarakat, terutama terkait tumpang tindih lahan permukiman dan perkebunan warga dengan IUP PT Timah. Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan serta berharap adanya kepastian hukum terhadap lahan yang mereka tempati dan kelola.
Kasbiransyah mengatakan reses menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami turun langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Persoalan lahan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepastian hukum dan keberlangsungan hidup warga,” kata Kasbiransyah.
Ia menegaskan DPRD Babel akan mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.
“Apa yang menjadi keluhan masyarakat akan kami perjuangkan. Kami ingin ada solusi yang baik sehingga masyarakat merasa aman, nyaman dan tetap bisa meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya.
Selain persoalan lahan, Kasbiransyah juga menyoroti kebutuhan fasilitas umum yang dinilai masih perlu perhatian, salah satunya penerangan jalan di kawasan permukiman masyarakat.
“Penerangan jalan juga menjadi kebutuhan penting masyarakat dan akan kami dorong agar bisa direalisasikan demi kenyamanan warga,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan dapat terus terjalin guna menciptakan solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. (*/b5)
Kasbiransyah Serap Aspirasi Warga Belitung, Soroti Konflik Lahan dan Kebutuhan Penerangan Jalan












