HUB UMK Babel menegaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku UMK tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas dan daya saing, tetapi juga mencakup ketahanan terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana dengan fokus pada teknik evakuasi korban pascakebakaran yang dijadwalkan pada Senin (13/4/2026) di Kantor BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pelatihan ini akan membekali peserta dengan keterampilan praktis, mulai dari penanganan awal, identifikasi kondisi korban, hingga prosedur evakuasi yang aman dan sesuai standar.
Staf HUB UMK PLN UIW Bangka Belitung, Megia, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen pembinaan berkelanjutan bagi mitra binaan. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas mitra binaan, tidak hanya dalam aspek usaha, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIW Bangka Belitung Ira Savitri, berharap sinergi antara HUB UMK dan BPBD dapat terus diperkuat serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMK di wilayah tersebut, “kami berharap sinergi antara HUB UMK BABEL dengan BPBD dapat terus dieperkuat sehingga dapat bermanfaat jangka panjang bagi pelaku UMK yang dibina oleh HUB UMK BABEL,” imbuhnya.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem UMK yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi bencana di Bangka Belitung. (*/b5)












