PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Sehubungan dengan pemberitaan berjudul “Narasi Dokumen Kontrak Tin Slag PT BTI Terungkap, Skema Pembayaran Lewat Rekening Pribadi Agoeng Picu Masalah Baru” yang diterbitkan berita5.co.id pada 25 Juli 2026, saya, Agoeng Noegroho, menyampaikan Hak Jawab.
Saya memberikan tanggapan bahwa pemberitaan tersebut telah menyebut nama saya dan mengaitkannya dengan dokumen kontrak, addendum perjanjian, mekanisme pembayaran melalui rekening pribadi, serta narasi mengenai perpindahan sekitar 2.000 ton Tin Slag.
Saya perlu memberikan klarifikasi bahwa sebelum pemberitaan tersebut diterbitkan, saya tidak diberikan kesempatan yang layak untuk memberikan penjelasan atau klarifikasi mengenai informasi yang kemudian dimuat dalam pemberitaan.
Menurut saya, penyebutan nama seseorang dalam pemberitaan yang kemudian dikaitkan dengan suatu “modus”, transaksi bermasalah, atau dugaan pelanggaran dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap nama baik dan reputasi orang yang bersangkutan. Karena itu, saya menyampaikan sanggahan atas pemberitaan yang mengaitkan diri saya dengan konstruksi tersebut.
Saya juga menanggapi penggunaan sejumlah istilah dalam pemberitaan, antara lain “modus”, “terbongkar”, “sorotan publik”, “dipersoalkan publik”, “picu masalah baru”, “narasi”, dan “polemik”, yang menurut saya membentuk kesan seolah-olah saya merupakan bagian dari suatu perbuatan atau pelanggaran.












