Berita

Disaat Rakyatnya Menolak PLTN, Pemkab Bateng Justru Bermesraan Sama Thorcon

174
×

Disaat Rakyatnya Menolak PLTN, Pemkab Bateng Justru Bermesraan Sama Thorcon

Sebarkan artikel ini

Laporan: Said

Editor: Bangdoi Ahada

BANGKATENGAH, Berita5.co.id — Ketika gelombang penolakan terhadap rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Thorcon terus menguat di masyarakat, berbagai komunitas dan ruang publik, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah justru terkesan bersikap permisif dan tanpa klarifikasi tegas saat perusahaan yang kontroversial itu ikut terlibat dalam kegiatan publik kabupaten yakni Bateng Fun Run 5K 2025 yang digelar di Alun-Alun Kota Koba.

Ajang olahraga lari 5 kilometer itu dipromosikan sebagai langkah pemda memperluas ruang publik sehat dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menilai kegiatan itu sebagai pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat serta sport tourism.

Namun di balik tagline positif tersebut, kehadiran nama PT Thorcon Power Indonesia (PWI) sebagai salah satu sponsor atau pihak yang terkait dengan kegiatan tersebut memunculkan kritik tajam publik.

Logo dan keterlibatan Thorcon bahkan terlihat terpampang di kaos acara, memicu pertanyaan serius.

Apakah kegiatan olahraga ini justru menjadi alat pemasaran citra perusahaan di tengah kontroversi PLTN.

Sejak rencana PLTN di Pulau Gelasa mencuat, berbagai elemen masyarakat menyatakan penolakan terhadap proyek tersebut, mengkhawatirkan potensi risiko keselamatan dan dampak lingkungan jika PLTN benar-benar dibangun.

Alih-alih mengakomodasi suara skeptis tersebut, keterlibatan Thorcon pada Fun Run justru dipandang sebagai bentuk soft power perusahaan untuk membangun citra positif dan keakraban dengan warga, sementara masih belum ada kejelasan transparan tentang bentuk kerja sama serta batasan peran perusahaan dalam event publik.

Kalangan warga mempertanyakan sikap Pemkab Bangka Tengah yang tidak memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan atau mekanisme keterlibatan pihak swasta dari sektor energi kontroversial dalam event yang seharusnya netral bagi masyarakat umum.

Perwakilan masyarakat Bangka Tengah melihat bahwa Fun Run seharusnya menjadi kegiatan yang sepenuhnya netral, fokus pada kesehatan dan kebersamaan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!