Berita

Demo Tolak Tricakti Bergulir, Awo Minta Bersihkan Namanya dari Tuduhan di Balik Aksi

×

Demo Tolak Tricakti Bergulir, Awo Minta Bersihkan Namanya dari Tuduhan di Balik Aksi

Sebarkan artikel ini

 

BANGKABELITUNG, BERITA5.CO.ID — Nama Awo disebut-sebut dalam pusaran aksi sebagian warga yang menyuarakan penolakan terhadap aktivitas Satgas/Satlap Tricakti di Bangka Belitung.

Namun, Awo secara tegas membantah memiliki hubungan maupun keterlibatan dengan aksi-aksi tersebut.

Klarifikasi ini menjadi penting di tengah berkembangnya berbagai persepsi mengenai siapa sebenarnya pihak yang berada di balik aksi warga yang mendatangi Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kantor Gubernur Babel.

Aksi tersebut diketahui berkaitan dengan persoalan aktivitas Satgas/Satlap Tricakti yang dalam berbagai pemberitaan dan perbincangan publik kerap dikaitkan dengan kegiatan penangkapan, penertiban aktivitas tambang maupun pengiriman pasir timah dari berbagai wilayah di Bangka Belitung.

Namun, menurut Awo, dirinya tidak memiliki keterikatan dengan sebagian warga yang melakukan aksi tersebut.

“Saya tidak ada hubungan dengan mereka yang melakukan aksi demo itu,” demikian penegasan Awo ketika memberikan klarifikasi terkait namanya yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aksi penolakan terhadap Satgas/Satlap Tricakti.

Nama Awo Terseret dalam Polemik

Persoalan utama yang perlu diluruskan bukan hanya mengenai substansi aksi, tetapi juga mengenai munculnya dugaan bahwa terdapat pihak tertentu yang menggerakkan atau berada di belakang aksi tersebut.

Dalam konteks inilah nama Awo kemudian dikaitkan. Padahal, Awo menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan dengan aksi sebagian warga yang menyampaikan aspirasi di DPRD Babel maupun Kantor Gubernur Babel tersebut.

Ia juga membantah memiliki keterikatan dengan gerakan warga yang secara khusus menyuarakan penolakan terhadap keberadaan ataupun aktivitas Satgas/Satlap Tricakti.

Dengan demikian, terdapat dua persoalan berbeda yang perlu dipisahkan. Pertama, aspirasi warga yang melakukan aksi demonstrasi merupakan hak mereka untuk menyampaikan pendapat.

Kedua, siapa yang berada di belakang aksi tersebut merupakan persoalan berbeda yang membutuhkan bukti dan fakta, bukan sekadar asumsi atau keterkaitan nama yang berkembang di tengah masyarakat.

Keberadaan Satgas/Satlap Tricakti sendiri belakangan menjadi perhatian karena dikaitkan dengan aktivitas penertiban maupun penindakan terhadap aktivitas pertambangan dan lalu lintas pasir timah di sejumlah wilayah Bangka Belitung.

Kondisi tersebut membuat setiap aktivitas yang berkaitan dengan Satgas/Satlap Tricakti mudah memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.

Sebagian warga dapat melihat aktivitas tersebut sebagai bagian dari upaya penertiban, sementara pihak lainnya mempertanyakan mekanisme, kewenangan, maupun dampak dari tindakan yang dilakukan di lapangan.

Di tengah situasi tersebut, munculnya aksi penolakan terhadap Satgas/Satlap Tricakti menjadi isu yang sensitif.

Karena itu, mengaitkan seseorang dengan aksi tersebut tanpa bukti yang jelas berpotensi melahirkan persepsi yang keliru.

Tidak Ada Bukti Keterlibatan

Dari sisi klarifikasi Awo, persoalannya cukup tegas bahwa ia menyatakan tidak memiliki hubungan dengan warga yang melakukan aksi dan tidak mempunyai keterikatan dengan gerakan penolakan terhadap Satgas/Satlap Tricakti.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap persepsi yang menempatkan dirinya sebagai pihak yang berada di belakang aksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!