BANGKA BARAT, Berita5.co.id — Suara azan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, goresan kaligrafi hingga pesan-pesan keislaman dari para dai cilik menjadi warna tersendiri dalam Festival Seni dan Literasi Islami (FSPI) tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Tempilang.
Selama festival berlangsung, sebanyak 215 peserta dari SD negeri se-Kecamatan Tempilang tampil membawa kemampuan terbaik mereka. Bukan hanya mengejar gelar juara, mereka juga belajar berbicara di depan umum, mengasah keberanian, sekaligus menunjukkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.
Rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah itu resmi ditutup Koordikpora Kecamatan Tempilang Bambang Suwarno, S.Pd., di SDN 2 Tempilang, Rabu (30/9/2026).
Penutupan tersebut sekaligus menjadi momen pengumuman pemenang dan pembagian hadiah kepada para peserta yang berhasil meraih juara.
Salah satu cabang yang paling menyita perhatian adalah lomba dai cilik. Dengan usia yang masih belia, para peserta berdiri di hadapan penonton dan menyampaikan materi keagamaan dengan penuh percaya diri.
Penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan agama di sekolah tidak berhenti pada pembelajaran di dalam kelas. Anak-anak diberi ruang untuk berani tampil, berbicara, menghafal, memahami serta menyampaikan kembali pesan-pesan keislaman.
Festival yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Tempilang itu mempertandingkan enam cabang, yakni azan, kaligrafi, tartil, tahfiz Juz 30, dai cilik dan Olimpiade PAI.
Dalam sambutannya, Bambang Suwarno mengapresiasi semangat para peserta yang dinilainya telah tampil penuh percaya diri selama mengikuti perlombaan.
“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang lomba. Bagi yang belum memenangi lomba tahun ini jangan berkecil hati,” kata Bambang.
Namun, bagi para juara, perjuangan belum selesai. Sebab, tidak semua cabang yang diperlombakan di tingkat kecamatan akan dilanjutkan ke tingkat kabupaten.
“Perlu saya sampaikan kepada semua peserta, dari enam cabang yang diperlombakan di tingkat kecamatan hanya empat cabang yang akan dipertandingkan di tingkat kabupaten, yaitu lomba azan, lomba dai cilik, lomba tartil dan lomba Olimpiade PAI,” ujarnya.
Bambang pun meminta para juara pada empat cabang tersebut segera mempersiapkan diri. Latihan secara rutin bersama guru pembimbing menjadi bagian penting sebelum menghadapi persaingan di tingkat kabupaten.
“Kepada para pemenang lomba, saya berharap untuk siap-siap dan berlatih yang gigih dengan guru pembimbingnya di sekolah masing-masing supaya nantinya mendapat nilai yang maksimal,” pesannya.
Sementara bagi peserta yang meraih juara pada cabang kaligrafi dan tahfiz, Bambang meminta mereka tidak kehilangan semangat meski kedua cabang tersebut belum dipertandingkan di tingkat kabupaten tahun ini.
“Bagi peserta lomba kaligrafi dan tahfiz yang menang di tingkat kecamatan jangan berkecil hati. Mudah-mudahan tahun depan dua cabang ini ikut dilombakan,” lanjut Bambang.
Seluruh perlombaan berlangsung dengan baik dan kondusif. Di penghujung kegiatan, nama-nama pemenang diumumkan satu per satu, disusul penyerahan hadiah sebagai penghargaan atas usaha dan keberanian mereka selama mengikuti festival.
Daftar Pemenang FSPI Tingkat SD se-Kecamatan Tempilang 2026
Lomba Azan Putra
1. Juara I: Faris Naufal – SDN 4 Tempilang
2. Juara II: Heri Ardiansah – SDN 5 Tempilang
3. Juara III: Jazil Bazila
Olimpiade PAI Putra












