Babel hari iniBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNewsPangkalpinangPemerintahan

Capaian Imunisasi Belum 60 Persen, Agustu Afendi: Jangan Ada Anak Terlewat

×

Capaian Imunisasi Belum 60 Persen, Agustu Afendi: Jangan Ada Anak Terlewat

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong percepatan cakupan imunisasi anak melalui Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat Tingkat Kota Pangkalpinang Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Imunisasi Lengkap Anak Sehat, Generasi Tangguh, Pangkalpinang Semakin Sehat” tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang, Drs. Agustu Afendi, M.Si., Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Agustu menegaskan bahwa imunisasi bukan hanya urusan tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, sekolah, kader Posyandu dan masyarakat.

“Imunisasi bukan sekadar pelayanan kesehatan. Imunisasi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ujar Agustu.

Ia menyoroti capaian Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Pangkalpinang yang masih berada di bawah target 95 persen.

Data 2025 menunjukkan capaian imunisasi MR kelas 1 baru sekitar 52,88 persen, DT kelas 1 sekitar 55,68 persen, kelas 2 sebesar 52,69 persen, dan kelas 4 sekitar 57,17 persen.

Sementara imunisasi HPV bagi anak perempuan kelas 5 mencapai 62,17 persen. Namun, capaian HPV kelas 6 masih sangat rendah, yakni baru 22,68 persen dari sasaran 732 anak.

Untuk kelas 9, capaian imunisasi tercatat 59,89 persen dari sasaran 1.945 anak.
Pada 2026, capaian imunisasi campak dari sasaran 4.555 anak baru mencapai sekitar 53 persen, sedangkan imunisasi HPV kelas 5 dari sasaran 2.230 anak baru mencapai 55,5 persen.

“Capaian ini harus menjadi dasar kita untuk melakukan percepatan atau akselerasi secara terencana dan terukur,” tegasnya.

Agustu meminta Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas memperkuat tracking atau penelusuran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!