BANGKA BARAT, TRASBERITA.COM — Musim kering tak hanya membawa panas yang menyengat. Di balik tanah yang mulai kehilangan kelembapannya, terdapat ancaman lain yang harus diwaspadai, yakni kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Menyadari potensi tersebut, Pemerintah Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, memperkuat langkah pencegahan dengan membangun koordinasi lintas sektor. Upaya itu dilakukan melalui rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Tempilang, Kamis (1/10/2026).
Rapat yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut dari keikutsertaan Camat Tempilang dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kekeringan dan Karhutla bersama Bupati Bangka Barat pada Rabu (30/9/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi forum penyampaian informasi. Lebih dari itu, koordinasi dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi kemungkinan kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tempilang.
Bagi pemerintah kecamatan, pencegahan menjadi langkah penting. Sebab, ketika api telah muncul di tengah kondisi lahan yang kering, penanganannya dapat menjadi jauh lebih sulit apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Camat Tempilang Rusian, SKM., MH., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat koordinasi secara berkesinambungan dengan seluruh pemangku kepentingan.












