“Apa yang kita kerjakan hari ini adalah bagian dari upaya bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah,” kata Rommy.
Ia menegaskan, BEKISAH bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya kerja Bank Indonesia, tetapi hasil dari kesatuan hati dan komitmen seluruh pihak. Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder,” tambahnya.
BEKISAH 2026 sendiri digelar selama tiga hari, 24 hingga 26 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, otoritas, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong kemajuan ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya di Kota Pangkalpinang. (Adv-B5)












