Bangka BaratBeritaLokalNewsPemerintahanPertanian

Yus Derahman Pastikan Pupuk Tiba di Tangan Petani: 352 Petani Dapat Dukungan Untuk Dongkrak Produksi Padi

74
×

Yus Derahman Pastikan Pupuk Tiba di Tangan Petani: 352 Petani Dapat Dukungan Untuk Dongkrak Produksi Padi

Sebarkan artikel ini

Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim

BANGKA BARAT, Berita5.co.id — Bagi petani, pupuk bukan sekadar sarana produksi. Di dalam setiap karung pupuk tersimpan harapan akan panen yang lebih baik, pendapatan yang meningkat, dan masa depan keluarga yang lebih sejahtera. Kesadaran itulah yang mendorong Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, turun langsung menyerahkan bantuan pupuk bersubsidi kepada ratusan petani padi sawah di Kecamatan Tempilang, Selasa (2/6/2026).

Di bawah terik matahari yang menyinari kawasan pertanian Tempilang, Yus berdiri di tengah para petani yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan pangan daerah. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda pemerintahan, tetapi menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Sebanyak 352 petani dari Desa Simpang Yul, Buyan Kelumbi, dan Penyampak menerima bantuan pupuk bersubsidi yang terdiri dari 17.211 kilogram pupuk Urea, 51.436 kilogram pupuk NPK dan 79.375 kilogram pupuk Organik. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Bangka Barat.

“Pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penopang utama ketahanan pangan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya,” kata Yus Derahman.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi petani saat ini, mulai dari perubahan cuaca, biaya produksi yang terus meningkat, hingga fluktuasi harga hasil pertanian, keberadaan pupuk bersubsidi menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi keberlangsungan usaha tani.

Bagi banyak petani di Tempilang, pupuk sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan musim tanam. Ketika pupuk tersedia tepat waktu dan dengan harga yang terjangkau, peluang mendapatkan hasil panen yang optimal menjadi semakin besar. Sebaliknya, keterlambatan distribusi atau keterbatasan akses pupuk dapat berdampak langsung pada menurunnya produktivitas lahan.

Karena itu, Yus menilai penyaluran pupuk bersubsidi bukan sekadar program rutin pemerintah, melainkan bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat yang bekerja di sektor pertanian.

Menurut dia, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan para petani memperoleh sarana produksi yang memadai agar dapat terus menjaga pasokan pangan bagi masyarakat luas.

“Kami berharap dengan tersedianya pupuk yang cukup, tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu dan tepat sasaran, hasil produksi padi dapat meningkat sehingga mampu mendukung swasembada pangan dan menjaga stabilitas pasokan beras di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yus juga memberikan pesan khusus kepada para petani agar memanfaatkan pupuk bersubsidi secara bijaksana dan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan penyuluh pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!