BangkaBangka BelitungBangka TengahBeritaBudayaEdukasiEkonomiLingkungan

Tingkatkan Efisiensi Pakan Ternak: Inovasi Mesin Pemarut Singkong oleh Mahasiswa Teknik Mesin

76
×

Tingkatkan Efisiensi Pakan Ternak: Inovasi Mesin Pemarut Singkong oleh Mahasiswa Teknik Mesin

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, Berita5.co.id – Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi pemrosesan pakan ternak, mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) telah meluncurkan proyek inovatif berupa mesin pemarut singkong.

Proyek ini merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan dipimpin oleh Rizki Loriz Sayuka. Tim proyek ini juga terdiri dari David Adha dan Vander Johanes Landsteiner Purba, serta mendapatkan pendampingan dari dosen fasilitator Saparin, S.T., M.Si.

Proyek mesin pemarut singkong ini hadir sebagai solusi untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi peternak dalam proses pemarutan manual. Saat ini, metode pemarutan singkong secara manual masih umum digunakan oleh peternak, meskipun proses tersebut memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar.

Huzaini, seorang peternak yang berpraktik di Jalan Merpati Pangkalpinang saat diwawncara beberapa waktu lalu menjelaskan tantangan yang dihadapinya. “Proses pemarutan singkong secara manual memakan waktu sekitar satu jam untuk memproses 20 kg singkong. Hasil parutan manual ini berukuran antara 0,5 cm hingga 1 cm,” ungkap Huzaini.

Ia juga menyebutkan bahwa metode manual ini memerlukan tenaga ekstra dan waktu yang cukup lama untuk menyediakan pakan bagi 200 ekor ayam dan bebeknya.

Mengatasi tantangan tersebut, tim mahasiswa UBB merancang mesin pemarut singkong dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pemarutan. Mesin ini diharapkan dapat mengurangi waktu dan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pemrosesan singkong.

Rizki Loriz Sayuka, ketua tim proyek, mengungkapkan, “Tujuan utama dari pembuatan mesin ini adalah untuk membantu peternak dalam memproses singkong lebih cepat dan efisien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!