BANGKABARAT, berita5.co.id — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat (Babar), Deddi Wijaya memarahi Ketua KPU Bangka Barat, saat rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024, di Gedung Majapahit Unmet Mentok, Kamis (29/2/2024) kemarin.
Dedi mengatakan, pihaknya merasa tersinggung lantaran Ketua KPU langsung menutup rapat pleno disaat dirinya ingin menyelesaikan permasalahan dari Caleg Partai Golkar yang meminta dilakukan penghitungan suara ulang di salah satu TPS di Kecamatan Jebus.
“Tadi kami dari partai merasa ketersinggungan, terkesan ketua KPU menutup ruang untuk kami, menyelesaikan persoalan itu, karena beliau menyatakan tidak mengurusi internal Parpol, sementara kami merasa meskipun internal Parpol, tapi muncul karena suatu kesalahan dari KPPS,” ucapnya.
“Karena tadi ditutup secara langsung oleh Ketua, sehingga selaku ketua Parpol merasa hak kita dibatasi, ruang kita di tutup, spontan saya juga agak tersulut emosi,” lanjut Deddi Wijaya.
Deddi berharap jajaran KPU dan Bawaslu dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Dia tidak memaksa harus membuka kotak dan menghitung ulang, namun ia ingin perihal itu dapat dituntaskan tanpa ada yang merasa dizalimi.












