BANGKA BARAT, Berita5.co.id — Senja mulai turun di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (17/8/2026). Di tengah aktivitas kendaraan yang bersiap menyeberang menggunakan kapal angkutan, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Barat memperketat pengawasan.
Satu per satu kendaraan dan muatan diperiksa. Dokumen dicocokkan, berat kendaraan dicek, sementara para pengemudi dimintai keterangan mengenai barang yang mereka bawa.
Pengawasan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu bukan sekadar pemeriksaan rutin. Polisi tengah mempersempit celah penyelundupan timah melalui jalur laut.
Pelabuhan Tanjung Kalian menjadi salah satu titik penting pergerakan kendaraan dan barang dari Pulau Bangka menuju luar daerah. Karena itu, setiap muatan yang akan masuk ke kapal menjadi perhatian petugas.
Personel Satpolairud memeriksa dokumen kapal, termasuk manifest. Surat-surat yang dibawa pengemudi turut diperiksa, sedangkan berat kendaraan diketahui melalui pengecekan di loket pelabuhan.
Petugas juga tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen. Para sopir ditanya mengenai asal barang yang dibawa dan tujuan pengirimannya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan barang yang dibawa memiliki asal-usul dan tujuan yang jelas, sekaligus mendeteksi sejak awal apabila terdapat indikasi pengiriman timah secara ilegal.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pemeriksaan merupakan langkah preventif untuk mencegah penyelundupan timah melalui jalur transportasi laut.
“Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan, muatan dan dokumen yang dibawa. Personel juga memastikan asal serta tujuan barang yang diangkut untuk mengantisipasi adanya upaya penyelundupan timah,” kata Iptu Yos Sudarso menyampaikan keterangan Kapolres Bangka Barat.












