Berita

Tangkap Chandra! Kekerasan dan Intimidasi Wartawan di PT PMM Diduga Terencana

417
×

Tangkap Chandra! Kekerasan dan Intimidasi Wartawan di PT PMM Diduga Terencana

Sebarkan artikel ini

Penulis: Jackpolin
Editor: Bangdoi Ahada
BANGKA, Berita5.co.id Aksi kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di kawasan tambang timah PT Putra Prima Mineral Mandiri (PMM) di Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Sabtu (8/3/2026), memunculkan dugaan kuat adanya intimidasi sistematis untuk membungkam kerja jurnalistik.

Sorotan kini mengarah kepada salah satu pengurus perusahaan bernama Chandra, yang disebut-sebut berada di lokasi dan diduga terlibat langsung dalam perampasan telepon seluler wartawan serta penghapusan bukti liputan.

Peristiwa ini dinilai bukan sekadar insiden spontan, tetapi mengarah pada tindakan penghalangan kerja pers yang disertai kekerasan fisik dan ancaman serius.

Wartawan Dipukul Tiga Kali

Salah satu korban, wartawan Dedi Wahyudi, menuturkan dirinya bersama beberapa rekan datang ke lokasi setelah menerima informasi adanya keributan antara masyarakat dan sopir truk yang diduga berkaitan dengan aktivitas perusahaan tambang tersebut.

Informasi itu diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah berkoordinasi, para wartawan mendatangi lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan.

Namun setibanya di lokasi, situasi sudah terlihat sepi.

Para wartawan kemudian mendatangi pos keamanan perusahaan dan memperkenalkan diri sebagai jurnalis dengan menunjukkan kartu identitas.

“Kami permisi dengan satpam dan menunjukkan kartu pers,” kata Dedi.

Tak lama kemudian, sebuah mobil yang membawa tiga orang yang mengaku dari Satgas Tri Cakti datang dan diperbolehkan masuk ke dalam area perusahaan.

Situasi mulai memanas saat Dedi mencoba mengambil foto di sekitar gerbang perusahaan.

Seorang pria yang disebut bernama Maulid tiba-tiba menegur dan mempertanyakan alasan pengambilan gambar.

Perdebatan pun terjadi. Dalam situasi itu, telepon seluler milik Dedi tiba-tiba dirampas dan dirinya mengalami kekerasan.

“HP saya dirampas, lalu saya dipukul sampai tiga kali,” ungkapnya.

Wartawan Dikejar dan Ditendang

Kondisi semakin tidak terkendali ketika rekan Dedi bernama Dana mencoba melerai dan meninggalkan lokasi dengan sepeda motor.

Namun menurut Dedi, Dana justru ditarik oleh petugas keamanan hingga terjatuh.

“Dia mau pergi karena situasi sudah tidak kondusif, tapi ditarik satpam sampai jatuh,” ujarnya.

Setelah terjatuh, Dana bahkan disebut dikejar oleh beberapa orang.

“Dia ditendang dari belakang lalu dipukul beberapa kali di bagian muka,” kata Dedi.

Dibawa Masuk, Diintimidasi, dan Dipaksa Minta Maaf

Setelah insiden tersebut, para wartawan dibawa masuk ke dalam area kantor PT PMM.

Di dalam area perusahaan, intimidasi disebut semakin kuat.

Telepon seluler para wartawan dirampas dan diperiksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *