Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan rencana besar Pemprov Babel dalam mengoptimalkan lahan-lahan tidak produktif untuk dikembangkan menjadi kawasan industri terpadu. Proyek strategis ini ditargetkan menjadi salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dan mampu menyerap lebih dari 15.000 tenaga kerja lokal.
Momentum silaturahmi Forkopimda ini juga dimaknai sebagai wadah memperkuat kebersamaan, membangun kepercayaan, dan mempertegas sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta mitra pembangunan lainnya. Dengan semangat tersebut, Pemprov Babel berkomitmen menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi yang kita bangun hari ini menjadi energi positif untuk mewujudkan Babel yang maju, berdaya saing global, dan semakin sejahtera,” tegasnya. (*/B5)












