BANGKA BARAT, Berita5.co.id — Malam yang semula diisi aktivitas memancing berubah menjadi kepanikan ketika seekor buaya tiba-tiba menerkam seorang remaja di kawasan muara Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.
Randi Saputra (17) tengah memancing bersama temannya, Marwan (15), pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Tak disangka, dari dalam gelapnya perairan, seekor buaya muncul dan menerkam Randi.
Serangan itu berlangsung cepat. Buaya tersebut sempat menyeret tubuh Randi ke dalam air. Di tengah kepanikan, korban berusaha melawan sambil berteriak meminta pertolongan.
Marwan yang mendengar teriakan sahabatnya kemudian berusaha menarik kaki Randi. Upaya itu akhirnya berhasil. Randi dapat dibawa kembali ke tepian muara sebelum mendapatkan pertolongan.
Namun, serangan tersebut meninggalkan luka serius. Pergelangan tangan kiri Randi mengalami patah tulang akibat gigitan buaya. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis dan dijadwalkan menjalani operasi di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
Kabar serangan buaya tersebut langsung mendapat perhatian Polsek Kelapa, Polres Bangka Barat. Setelah menerima informasi, personel kepolisian mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi sekaligus memantau situasi.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, personel Polsek Kelapa bersama Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Mancung telah melakukan pengecekan di lokasi.
“Anggota Polsek Kelapa bersama Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Mancung telah mendatangi lokasi, mendatangi keluarga korban, meminta keterangan saksi, serta melakukan monitoring situasi kamtibmas,” kata Iptu Yos, Rabu (26/8/2026).
Kehadiran polisi bukan hanya untuk memastikan kronologi kejadian, tetapi juga meredam keresahan warga yang mulai khawatir terhadap keberadaan buaya di sekitar muara.












