PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Memasuki usia ke-15 tahun, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) menegaskan komitmennya untuk terus berkhidmat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul bagi Bangka Belitung dan Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Milad ke-15 Unmuh Babel yang berlangsung di Auditorium Sofian Tsauri, Senin (7/9/2026).
Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sobri, menjadi bagian penting dalam momentum milad yang mengusung tema “15 Tahun Berkhidmat, Bersinergi, dan Berdampak: Maju Bersama Membangun Bangsa” tersebut.
Menurutnya, perjalanan 15 tahun Unmuh Babel merupakan momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat langkah perguruan tinggi Muhammadiyah itu agar semakin memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Milad ke-15 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi penegasan arah Unmuh Babel dalam memperkuat kualitas pendidikan, memperluas sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Dalam rangka memperluas akses pendidikan, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Beasiswa Sang Surya dari LAZISMU secara simbolis kepada dua mahasiswa, yakni Nurhasanah dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Ardiansyah dari Program Studi Ilmu Komputer.
Program tersebut diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Beasiswa penuh diberikan kepada lima mahasiswa hingga lulus dengan total bantuan Rp100 juta, sedangkan Beasiswa On-Going diberikan kepada 26 mahasiswa untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027 dengan total bantuan Rp38,12 juta.
Selain itu, Rektor Fadillah Sobri bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Ketua PWM Babel Sahirman Djumli dan Ketua PWA Babel Suhada turut melakukan simbolisasi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pascasarjana Unmuh Babel.

Pembangunan gedung tersebut menjadi langkah strategis Unmuh Babel dalam memperluas kapasitas kelembagaan sekaligus membuka peluang pengembangan jenjang pendidikan magister di Bangka Belitung.












