Selain itu, Prof. Udin juga menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap pedagang kecil, terutama sektor mikro seperti pedagang kaki lima.
“Hari ini masyarakat pedagang kecil ini tidak diperhatikan. Pedagang kecil ini tidak mendapat perhatian daripada pemerintah, terutama mereka yang mikro. Pedagang-pedagang kaki lima, nah ini yang akan kita bantu mereka dengan dana Rp5 juta sampai Rp50 juta,” ujarnya.
Komitmen Prof. Udin ini dipandang sebagai bukti keberpihakan pada masyarakat kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kota.
Dengan penyelesaian tata ruang dan dukungan konkret kepada pedagang kecil, Prof. Udin meyakini Pangkalpinang dapat berkembang lebih rapi, nyaman, sekaligus inklusif bagi semua lapisan masyarakat. (b5)












