BANGKA BARAT, Berita5.co.id – Di tengah mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan hilangnya dua unit sepeda motor trail di Dermaga Nelayan Sungai Menduyung, Desa Air Menduyung, Kecamatan Simpang Teritip, pihak Pos GSBL/Berang Tri Sakti akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Klarifikasi itu disampaikan sebagai hak jawab agar publik mendapatkan gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang terjadi pada malam tersebut.
Penjelasan dari Pos GSBL/Berang Tri Sakti, bahwa peristiwa bermula pada Selasa dini hari, 23 Juni 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat itu, personel Pos GSBL/Berang tengah melaksanakan patroli penyekatan rutin di kawasan Dermaga Menduyung.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati aktivitas yang dianggap mencurigakan.
Dari kejauhan, terdengar suara kapal yang diduga sedang melakukan aktivitas di sekitar perairan dermaga.
Temuan itu membuat personel segera bergerak melakukan pengejaran.
Namun ketika tim tiba di lokasi, kapal yang menjadi sasaran pengawasan sudah meninggalkan dermaga.
Di area tersebut, petugas hanya menemukan beberapa orang yang diduga sebagai kuli panggul.
Kehadiran aparat membuat orang-orang itu panik dan langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Karena tidak berhasil mengamankan kapal maupun orang-orang yang berada di dermaga, personel kemudian melanjutkan patroli di sekitar kawasan tersebut.












