Babel hari iniBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNews

Polman Negeri Babel Tanamkan Nilai HAM kepada Mahasiswa Teknik

18
×

Polman Negeri Babel Tanamkan Nilai HAM kepada Mahasiswa Teknik

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung terus memperkuat pendidikan karakter bagi mahasiswa melalui kegiatan Penguatan Hak Asasi Manusia (HAM) yang digelar bersama Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di Aula Polman Negeri Babel, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 60 mahasiswa tersebut berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain mahasiswa, hadir pula Wakil Direktur I Polman Negeri Babel beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan lulusan vokasi yang berintegritas.

Perwakilan Kementerian HAM RI Kantor Wilayah Bangka Belitung, Anis Ratna Ningsih, mengatakan pemahaman HAM menjadi bekal penting bagi mahasiswa teknik dalam menghadapi dunia industri modern.

“Mahasiswa teknik saat ini tidak cukup hanya menguasai teknologi. Mereka juga harus memahami etika kerja, menghargai keberagaman, dan menjunjung nilai kemanusiaan,” katanya saat menyampaikan materi.

Ia menilai lulusan perguruan tinggi vokasi nantinya akan menjadi bagian penting dalam industri global sehingga harus mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas diskriminasi.

“Penerapan HAM bukan hanya aturan formal, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan karier mahasiswa. Integritas dan kepedulian terhadap sesama menjadi nilai utama yang harus dimiliki,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dosen Polman Negeri Babel, Enggar Hero Istoto, turut menyampaikan materi mengenai HAM dalam pengelolaan energi dan sumber daya alam. Ia menegaskan pemanfaatan sumber daya harus dilakukan secara bijak demi kesejahteraan masyarakat.

“Bumi, air, dan energi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Menurut Enggar, persoalan pemborosan energi dan rendahnya kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan negara menjadi tantangan yang berdampak langsung pada hak masyarakat luas.

Sementara itu, narasumber dari IAIN Bangka Belitung, Rizki Anwar, menilai pemahaman HAM kini menjadi salah satu kemampuan penting bagi lulusan teknik di era globalisasi.

“Lulusan Polman Negeri Babel harus mampu menciptakan inovasi yang beretika, transparan, dan berpihak pada kemanusiaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polman Negeri Babel berharap mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki kesadaran sosial serta tanggung jawab kemanusiaan di dunia kerja. (*/b5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!