BANGKA, Berita5.co.id – Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Digital, Jurusan Informatika dan Bisnis Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) menggelar pameran produk dan kegiatan live selling selama dua hari, 9–10 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang menampilkan berbagai produk hilirisasi sekaligus promosi produk melalui platform digital.
Pameran tersebut merupakan hasil kolaborasi tiga mata kuliah, yakni Marketing Business Communication (MBC) yang diampu Lamia Eva Rini, MBA, serta mata kuliah E-Commerce dan Business Digital Project yang diampu Septiana Sihombing, M.Si.
Dosen pengampu Marketing Business Communication, Lamia Eva Rini mengatakan pendekatan lintas mata kuliah menjadi strategi pembelajaran vokasi yang menghubungkan kompetensi akademik dengan praktik industri secara nyata.
“Pendekatan lintas mata kuliah ini dirancang agar setiap tahapan pembelajaran saling mendukung hingga menghasilkan pengalaman belajar yang utuh bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik bisnis yang sesungguhnya,” ujar Eva.
Menurutnya, melalui mata kuliah MBC, mahasiswa belajar menyusun strategi komunikasi pemasaran, merancang konsep pameran, hingga menghasilkan berbagai media promosi seperti brosur dan materi publikasi.
Mahasiswa juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bisnis, mempromosikan produk, serta membangun interaksi langsung dengan calon konsumen.
“Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri digital yang terus berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah E-Commerce dan Business Digital Project, Septiana Sihombing, menjelaskan mahasiswa tidak hanya memasarkan produk, tetapi juga mengelola keseluruhan ekosistem bisnis digital.
“Mahasiswa belajar mengembangkan toko daring, menerapkan strategi pemasaran digital, memberikan pelayanan pelanggan, sekaligus menghasilkan berbagai aset digital seperti video promosi, desain kemasan, copywriting, logo, hingga identitas merek yang terintegrasi dalam satu ekosistem bisnis digital,” jelas Septiana.
Sebagai puncak kegiatan, mahasiswa melaksanakan live selling melalui platform TikTok secara langsung dari lokasi pameran. Aktivitas tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempromosikan produk secara real time sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dan penjualan digital.
“Kegiatan live selling ini membantu mahasiswa membangun kepercayaan konsumen, meningkatkan kemampuan komunikasi dan negosiasi, serta mengasah keterampilan penjualan digital yang kini menjadi kebutuhan utama di era ekonomi berbasis teknologi,” katanya.
Ketua Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Digital Polman Babel, Indah Riezky Pratiwi, M.Pd., berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Ke depan, kami berharap pameran tidak hanya dilaksanakan di lingkungan Polman Babel, tetapi juga diperluas ke pusat perbelanjaan, ruang publik, kawasan wisata, hingga berbagai agenda pameran pemerintah daerah dan mitra industri. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghasilkan karya yang bernilai ekonomi, membangun portofolio profesional, memiliki jiwa kewirausahaan, serta siap berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital dan hilirisasi produk unggulan di Provinsi Bangka Belitung,” tegas Indah.
Melalui kegiatan ini, Polman Babel kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi yang mendorong mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman nyata, sekaligus mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan dunia bisnis dan teknologi digital. (B5)












