floating
Babel hari iniBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNewsPangkalpinangPemerintahan

Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin Optimis kinerja ekonomi daerah akan tumbuh positif tahun 2026

50
×

Pj Wali Kota M. Unu Ibnudin Optimis kinerja ekonomi daerah akan tumbuh positif tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Oplus_16777216

PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menyampaikan proyeksi dan strategi pembangunan daerah dalam rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (28/07/2025).

Dalam pidatonya mengenai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Unu Ibnudin optimis kinerja ekonomi daerah akan tumbuh positif.

‎”Pada tahun 2026, kinerja positif pertumbuhan ekonomi ditargetkan dapat terus tumbuh antara 2,9 hingga 4 persen,” ujar Unu Ibnudin.

‎Ia menambahkan, bahwa peningkatan inovasi dan kualitas investasi merupakan modal utama untuk mewujudkan kemandirian dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan demi kesejahteraan merata.

‎Unu Ibnudin menjelaskan, tema pembangunan Kota Pangkalpinang pada 2026 adalah “Pangkal Pinang Sejahtera Melalui Pembangunan Berbasis Perdagangan dan Jasa dengan Dukungan Industri Unggulan”.

Konsep ini berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

‎”Tujuannya adalah menjadikan kota kita tidak hanya maju secara ekonomi, melainkan juga nyaman untuk dihuni, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi demi menciptakan kesejahteraan masyarakat Pangkalpinang secara berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam pemaparan APBD 2026, Unu Ibnudin merinci proyeksi pendapatan dan belanja daerah.

Pendapatan daerah diestimasikan sebesar Rp711,81 Miliar, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp210,76 Miliar, Pendapatan Transfer Rp494,83 Miliar, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp6,22 Miliar.

‎Di sisi lain, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp872,01 Miliar.

‎”Dengan demikian, terdapat defisit belanja sebesar Rp160,20 Miliar,” kata Unu Ibnudin.

Namun, ia memastikan defisit tersebut akan diatasi melalui pembiayaan daerah. Penerimaan pembiayaan daerah bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran sebelumnya yang diproyeksikan sebesar Rp23 Miliar.

‎Dengan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp0, terdapat sisa kurang pembiayaan anggaran sebesar Rp137,20 Miliar.

‎Meski angka tersebut tidak sepenuhnya menutupi defisit, Unu Ibnudin tidak merinci lebih lanjut strategi penutupannya dalam pidato tersebut.

Unu Ibnudin menekankan, kebijakan keuangan daerah akan dioptimalkan melalui peningkatan sumber-sumber pendapatan, pemenuhan kebutuhan pelayanan masyarakat, serta pembiayaan yang selektif dan terukur demi menjaga likuiditas keuangan daerah.

‎Mengakhiri pidatonya, Unu Ibnudin berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus terjalin.

‎”Saya sangat mengharapkan pandangan, masukan, dan koreksi yang konstruktif dari Bapak dan Ibu Anggota DPRD demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (*/B5).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!