MENTOK, Berita5.com — Suara tawa anak-anak SDN 12 Air Putih terdengar riuh di tengah hamparan hijau Farm Estate Tanjung Ular, Senin (3/11/2025).
Siang itu, sepatu mereka belepotan tanah, tangan kecilnya menggenggam bibit kangkung, dan mata mereka berbinar penuh rasa ingin tahu.
Bukan sekadar jalan-jalan, kunjungan ini adalah petualangan belajar tentang ketahanan pangan dan keajaiban lahan produktif yang dikelola PT Timah Tbk.
Di sinilah mereka mengenal lebih dekat berbagai jenis tanaman hortikultura—mulai dari cabai hingga semangka, dari sawi hingga nanas yang harum menggoda.
“Bu, ini labu air, ya? Besar banget!” seru Dira, siswa kelas IV yang tampak kagum melihat buah yang bergelantungan di para-para bambu.
Sementara di sisi lain, sekelompok siswa sibuk menyiangi rumput di sekitar tanaman tomat, sambil mendengarkan penjelasan dari petani lokal yang menjadi mitra Farm Estate.
“Kalau mau tumbuh bagus, harus rajin disiram dan dijaga dari ulat,” ujar salah satu petani sambil tersenyum, membimbing anak-anak dengan sabar.
Tak banyak yang menyangka, tempat mereka berdiri dulunya adalah lahan bekas tambang.
Kini, berkat sentuhan tangan-tangan warga Desa Air Putih dan dukungan PT Timah, kawasan itu menjelma menjadi lahan subur penuh kehidupan.
“Ini contoh nyata bagaimana alam bisa pulih kalau kita rawat,” ujar Nurhayati, Kepala SDN 12 Air Putih, sambil memandangi para siswanya yang sibuk mencatat jenis-jenis tanaman di buku saku.
Menurutnya, kegiatan lapangan seperti ini bukan sekadar pelengkap pembelajaran, tetapi cara nyata untuk menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini.












