JAMBI, BERITA5.CO.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha, terus menunjukkan komitmen dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Agro Sejahtera.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Basamo Elok Jambi yang telah berjalan sejak 2022 dan mencakup empat sub-program: Budidaya Ikan Air Tawar dan Aneka Olahan Ikan, Pengolahan Sampah Organik, Lansia Sebaya, dan Agro Sejahtera.
Program Agro Sejahtera fokus pada pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot dan pemanfaatan lahan kosong melalui Urban Farming.
Maggot dipilih sebagai solusi pengolahan sampah rumah tangga karena siklus hidupnya singkat, yaitu 3 hingga 4 minggu. Setelah siklus hidup maggot berakhir, bekas maggot (kasgot) diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi.
Berdasarkan hasil uji laboratorium Sucofindo melalui ID Survey pada 12 September 2024, pupuk kasgot terbukti mengandung nutrisi penting bagi tanah, antara lain: nitrogen total 2,02%, fosfor (P₂O₅) 0,11%, kalium (K₂O) 1,95%, kadar air 16,57%, C-organik 36,59%, dan magnesium (MgO) 0,46%.
Kandungan C-organik yang tinggi berperan signifikan dalam memperbaiki kesuburan tanah secara fisik, kimia, dan biologis, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Lurah Bakung Jaya, Purwanoto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Pertamina melalui Program Agro Sejahtera.
Program ini melibatkan 10 anggota aktif dari Kelurahan Bakung Jaya yang menjalankan kegiatan Urban Farming dengan memanfaatkan polibag sebagai media tanam.












