Babel hari iniBangka BaratBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNewsPemerintahan

Pemkab Bangka Barat Gandeng Kerjasama STIE Ibek Pangkalpinang dalam kegiatan Literasi  Keuangan

132
×

Pemkab Bangka Barat Gandeng Kerjasama STIE Ibek Pangkalpinang dalam kegiatan Literasi  Keuangan

Sebarkan artikel ini
Oplus_16777216

BANGKA BARAT, Berita5.co.id — Mengelola keuangan bukan sekadar membelanjakan anggaran, melainkan merancang arah pembangunan secara bijak dan berkelanjutan. Hal itu ditegaskan Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., dalam kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan dan Penandatanganan Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Babar) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institut Ekonomi dan Keuangan (STIE IBEK) Pangkal Pinang, Senin (16/6/2025), di Gedung Aparatur Pemkab Babar.

Acara yang turut menghadirkan jajaran pejabat strategis Pemkab Babar—mulai dari Sekda, Plt Asisten 1 dan 2, hingga para kepala dinas terkait—juga melibatkan Pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Wilayah Bangka Belitung dan Philips Sekuritas Indonesia. Lebih dari sekadar sosialisasi internal, kegiatan ini menyasar seluruh camat, kepala desa, perangkat desa, hingga akademisi dan pegiat keuangan se-Bangka Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Markus menegaskan bahwa literasi keuangan adalah kunci membangun ekosistem pemerintahan desa yang mandiri dan profesional. “Kegiatan hari ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam upaya kita membangun pemerintahan yang cerdas secara finansial dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi, terutama di era digital yang penuh dinamika,” jelas Markus di hadapan peserta.

Markus juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas aparatur pemerintah desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Menurutnya, pemahaman akan manajemen keuangan, instrumen investasi, hingga mitigasi risiko menjadi pondasi untuk mewujudkan Good Governance.

“Literasi keuangan bukan hanya bekal individu, tetapi pondasi tata kelola pemerintahan yang baik. Kita berharap ASN dan perangkat desa mampu mengelola keuangan secara akuntabel, transparan, dan profesional,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) harus dibarengi dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, Markus memberikan apresiasi atas kolaborasi strategis bersama BEI, Philips Sekuritas, dan STIE IBEK dalam menyelenggarakan program literasi ini.

“Kami menyambut baik inisiatif ini. Penguatan SDM adalah bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Literasi dan edukasi adalah strategi jangka panjang agar masyarakat lebih sadar pentingnya perencanaan keuangan, menabung, dan berinvestasi secara cerdas dan legal,” ujar Markus, disambut tepuk tangan hadirin.

Markus menambahkan bahwa literasi keuangan yang baik akan mengubah paradigma desa sebagai objek menjadi subjek pembangunan. Ia yakin, desa yang memiliki kapasitas literasi keuangan akan mampu menjalin kerja sama setara dengan swasta, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi.

“Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang bisa merancang dan mengembangkan ekonomi lokal. Literasi keuangan yang terintegrasi dengan kebijakan akan memperkuat posisi tawar desa,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!