Penulis: Ical
BANGKATENGAH, berita5.co.id –– Pengerjaan proyek pelebaran Jalan SP Pulau Bangka – Sampur terkesan tak serius.
Hal itu tampak dari pengerjaan pengikisan atau skrap yang dikerjakan tidak rapi dan tidak tuntas.
Hanya sebagian rumput saja terkikis, di sepanjang jalan yang mau dilebarkan.
Apalagi, tanah sisa pengikisan juga dibiarkan menumpuk di pinggir bandar.
Jika hujan turun, bukan tidak mungkin tanah yang dibiarkan ini akan mengalir ke bandar, sehingga dikhawatirkan akan memenuhi bandar jalan.
Jika merujuk papan atau plang proyek yang terpasang, tertulis bahwa nilai proyek ini mencapai Rp 3,074 M.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Damar Sakti ini dengan tanggal kontrak terhitung 29 April 2024, memiliki masa pelaksanaan pembangunan selama 210 hari kalender.












