PALEMBANG, Berita5.co.id – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II melakukan sharing knowledge melalui keterampilan para Perwira Pertamina yang diterapkan dalam Program Sugihwaras Creative Village di Kelurahan Talang Jambe. Fokus utama program ini adalah transfer pengetahuan terkait Receiving, Storage, and Distribution (RSD), salah satu kompetensi inti Perwira Pertamina, yang diajarkan kepada Kelompok Pemuda Tani Millenial.
RSD, yang umumnya diterapkan dalam pengelolaan bisnis distribusi Pertamina, dipraktikkan dalam manajemen sederhana budidaya ikan air tawar. Peserta pelatihan belajar menyusun jadwal pemijahan, peremajaan, pembesaran, hingga panen agar produksi ikan dapat berkelanjutan sepanjang musim. Dengan manajemen yang baik, kelompok diharapkan mampu menjaga ketersediaan ikan dan memperkuat daya saing di pasar.
Pelatihan ini memberikan manfaat signifikan bagi Kelompok Pemuda Tani Millenial, terutama dalam meningkatkan keterampilan manajerial dan operasional mereka dalam budidaya ikan air tawar. Dengan pengetahuan yang lebih terstruktur, kelompok mampu menerapkan manajemen produksi yang efektif, memastikan ketersediaan ikan sepanjang musim, dan meningkatkan efisiensi proses dari pemijahan hingga panen. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga memperkuat daya saing kelompok dalam pemasaran produk secara berkelanjutan.
Rachmajati Megantoro, Spv. RSD AFT SMB II, menjelaskan bahwa program ini penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Ia mengungkapkan bahwa meskipun masyarakat sebenarnya telah menerapkan manajemen dalam kegiatan sehari-hari, pelatihan ini membantu mereka menyusun proses yang lebih terstruktur agar hasilnya lebih efektif dan berkelanjutan. Program ini juga merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).












