Editor: Bangdoi
PANGKALPINANG, Berita5.co.id — Terbongkar sudah, ternyata Laboratorium (Lab) pengujian mineral logam PEMIA milik Sugeng belum terdaftar di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Lab PEMIA ini dibawah perusahaan CV Pelita Mandiri Int Analitika, yang berlamat di Jalan Suku RT 001 RW 001 Kelurahan Temberan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pengakuan bahwa Lab PEMIA belum terdaftar diakui langsung oleh Koordinator Pelayanan dan Perizinan Kantor PTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Handriansyah, kepada Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber) pada Kamis (12/6/2025).
Untuk mengetahui kebenaran ini, Tim Jobber mencoba mengkonfirmasi ke nomor milik Sugeng, sebagai pemilik Lab PEMIA, pada Kamis (12/6/2026) sekitar pukul 09.02 WIB.
Namun konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WA ke ponsel pribadi Sudeng, hingga berita ini diturunkan belum direspon.
Hanya saja sebelumnya Suggeng sempat menyebutkan bahwa Lab PEMIA yang berlokasi di rumah kediamannya tersebut adalah usaha skala kecil.
“Kami ini perusahaan kecil,” kata Sugeng, namun tidak menjelaskan terkait perizinan lingkungan, AMDAL maupun perizinan lainnya.
Koordinator Pelayanan dan Perizinan PTSP Provinsi Kepulauan Bangka Beltung Hardiansyah mengakui CV Pelita Mandiri Inti Analitika belum terdaftar di PTSP Babel.
“Kalo di sini belum ada. Tetapi tidak tahu, apakah perusahaan ini sudah mendaftar ke Kota Pangkalpinang atau ke kementerian,” ujar Hardiansyah.
PTSP Babel, kata Hardiansyah hanyalah pemberi izin bagi perusahaana yang mendaftar.
“Tapi kalo tidak datar ke kami, maka pengawasannya juga bukan kami. Izin labnya juga kami tidak tahu, mungkin ada di kota. Coba juga cek ke Dinas Kesehatan, sebab kalo Lab ini biasanya dari dinas kesehatan,” tukas Hardiansyah.
AMDAL Dipertanyakan?
Sebelumnya diberitakan laboratorium mineral logam swasta Pemia ternyata sudah tujuh tahun ini beroperasi di Kota Pangkalpinang.
Laboratorium untuk menguji sn pasir timah ini diketahui milik Sugeng dan Ulfa, pasangan suami istri dibawa naungan CV Pelita Mandiri Inti Analitika.
Informasi yang dihimpun Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber), Laboratorium mineral logam ini sudah lama berdiri dan melakukan aktivitasnya semenjak tahun 2018.












