Bangka BaratBangka BelitungLokalNasional

Kolong Retensi Tidak Maksimal, Sebulan Kampung Ulu Tujuh Kali Terendam Banjir

256
×

Kolong Retensi Tidak Maksimal, Sebulan Kampung Ulu Tujuh Kali Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Sepanjang bulan Januari Tahun 2024 rumah masyarakat Kampung Ulu Kecamatan Mentok, Bangka Barat telah terendam banjir sebanyak tujuh kali, kendati sudah dibangun Kolong Retensi oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, yang menelan biaya sekira Rp 6,8 Milyar. (fierly/berita5.co.id(

Laporan: Fierly
MENTOK, berita5.co.id — Warga Kampung Ulu Kecamatan Mentok, Bangka Barat mengeluh.
Pasalnya sepanjang bulan Januari Tahun 2024 rumah mereka telah terendam banjir sebanyak tujuh kali.

Tak main-main ketinggian air dibeberapa titik mencapai leher orang dewasa, kendati sudah dibangun Kolong Retensi oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, yang menelan biaya sekira Rp 6,8 Milyar tersebut.

Namun hingga kini warga mengaku belum mendapatkan dampak yang positif.

Seperti yang diungkapkan salah satu warga Kampung Ulu, Yulia (60 Tahun).

Menurut Yulia, setelah kolam retensi selesai dibangun, warga berharap dapat merasakan dampak yang nyata dalam mengurangi resiko banjir di wilayahnya, namun yang dirasakan malah sebaliknya.

“Bulan ini saja sudah sekitar tujuh kali banjir, kemaren sempat setinggi leher orang dewasa. Sebelum ade kolong retensi kami dak macem ni, malah setelah kolong tu jadi banjir e makin gile (makin jadi)”, ungkap Yulia yang mengaku sudah tinggal di Kampung Ulu selama 60 TahunTahun, pada Jum’at (19/01/2024).

Dirinya berharap agar kedepan bencana banjir di wilayah Kampung Ulu mendapatkan solusi yang baik, sehingga warga dapat merasakan hidup yang tenang selama musim penghujan.

“Mun pacak kami mintak jangan banjir agik lah, pokok e tu lah die, soal e hari Senin kemaren due kali kami kenak banjir, mudah-mudahan masalah banjir ni cepat diatasi, terutama tambang-tambang yang merusak aliran sungai”, tutupnya.

Sempat dikabarkan sebelumnya, pasca sempat mangkrak setelah dikerjakan oleh PT Hersa Sukses Mandiri pada tahun 2021 lalu dan menelan dana senilai Rp12 miliar lebih, proyek kolam retensi yang berada di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok kembali berlanjut.

Bedanya, di tahun 2023 ini, proyek yang dibangun guna mengatasi bencana alam banjir tahunan di kawasan Kampung Ulu dan Pasar Mentok itu hanya menelan dana senilai Rp6,8 miliar lebih. Dan didanai melalui APBD Bangka Belitung (Babel) Tahun 2023.

Setelah dimulai pada 4 April 2023 lalu, progres kegiatan pembangunan polder atau kolam retensi yang dikerjakan CV Bangun Caka telah mencapai angka 95,1 persen.

Artinya, proyek yang dikerjakan selama 240 hari kalender itu sudah tidak lama lagi selesai pengerjaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!