Prof Udin turut mencontohkan keberhasilan kelompok masyarakat dalam mengelola sampah menjadi bernilai ekonomi.
“Kalau dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pangkalpinang dari Fraksi PKS, Karnadi, menyatakan dukungannya terhadap inovasi tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah positif yang perlu diperkuat.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Inovasi ini muncul dari kecamatan dan dijalankan dari pagi hingga malam. Saya pikir ini perlu kita dukung bersama,” ujarnya.
Karnadi yang berasal dari Daerah Pemilihan Pangkalpinang III, meliputi Kecamatan Taman Sari dan Pangkalbalam, menyebut wilayah tersebut masih membutuhkan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.
“Wilayah Taman Sari dan Pangkalbalam ini memang membutuhkan banyak program, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan pembinaan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung kebutuhan program, termasuk dari sisi fasilitas dan peralatan.
“Terkait kebutuhan, tadi sudah kita komunikasikan. Insya Allah kami dari DPRD akan mendukung, mulai dari peralatan hingga kebutuhan lainnya,” tegasnya.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD, inovasi Sistem Integrasi Gotong Royong diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menjadi solusi nyata dalam penataan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (B5)












