SUNGAILIAT, BERITA5.CO.ID – Sejumlah kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka masih kosong. Kondisi ini menjadi sorotan lantaran sejak Fery Insani memimpin sebagai Bupati Bangka, belum seluruh jabatan strategis tersebut terisi secara definitif.
Sementara untuk kekosongan jabatan kepala OPD lainnya masih mengandalkan Pelaksana Tugas.
Kekosongan jabatan ini tidak hanya terjadi pada lingkup OPD saja, jabatan Sekda Bangka juga demikian, yang mana jabatan tersebut hingga sekarang dijabat Pelaksana Tugas (Plt).
Anggota dewan Fraksi PKB Bangka, G.A. Subhan pun angkat bicara terkait kekosongan sejumlah jabatan kepala dinas OPD dan jabatan Sekda Bangka yang masih dijabat oleh Plt.
Menurut Subhan, pejabat berstatus Plt tidak memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan strategis, terutama yang berkaitan dengan anggaran besar atau perombakan program, sehingga dapat menghambat birokrasi.
Tak cuma itu saja, kekosongan kepemimpinan di dinas-dinas teknis berpotensi memperlambat implementasi program pembangunan yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat dan sangat krusial dalam menentukan kebijakan strategis, mengingat jabatan yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) memiliki kewenangan yang terbatas












