Bupati Bangka, Fery Insani, M.M., yang hadir dalam pembukaan acara, turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, penguasaan teknologi oleh generasi muda adalah kunci penguatan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM.
“Ketika generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas dan produktif, maka di situlah fondasi ekonomi yang kuat mulai terbentuk. Teknologi hari ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan utama dalam mendorong kemajuan daerah,” tegas Fery Insani.
INFEST 2026 diikuti oleh lebih dari 180 mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi ternama di Indonesia, seperti ITB, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, hingga berbagai SMK di Bangka Belitung.
Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Informatika dan Bisnis, Bayu Safyndra, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan mitra seperti APTIKOM sangat penting agar kegiatan ini tetap relevan dengan standar industri.
“Kami berharap INFEST 2026 dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh peserta. Terima kasih kepada seluruh pihak, baik kampus, sponsor, maupun Pemkab Bangka yang telah mendukung penuh kesuksesan acara ini,” pungkas Bayu.
Selain kompetisi, para peserta juga dibekali ilmu praktis melalui seminar *public speaking* oleh Asrie Diyah, M.Ak., serta literasi keuangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). (B5)












