Berita

Hutan Lindung Tujuh Dukun Digempur 7 Tower Timah, Nama Regen Mencuat

×

Hutan Lindung Tujuh Dukun Digempur 7 Tower Timah, Nama Regen Mencuat

Sebarkan artikel ini

MENTOK, BERITA5.CO.ID – Kawasan Hutan Lindung Tujuh Dukun di Dusun Selindung, Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali menghadapi ancaman serius.

Kawasan yang semestinya menjadi benteng ekologis justru disebut menjadi lokasi aktivitas tambang timah ilegal menggunakan sedikitnya tujuh unit TI rajuk tower.

Pantauan Berita5.co.id, Rabu (30/9/2026), sejumlah tower berdiri di tengah kawasan yang telah berubah menjadi kolong-kolong bekas aktivitas tambang.

Sebagian unit bahkan terpantau masih beroperasi menyedot material yang diduga mengandung timah.

Lokasi aktivitas tambang tersebut berada sekitar 400 meter dari muara Sungai Selindung.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan lebih jauh mengenai pengawasan kawasan hutan lindung serta dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan sekitar.

Warga menyebut aktivitas pertambangan di kawasan Tujuh Dukun bukan fenomena baru.

Sebelumnya, kawasan tersebut disebut telah dikeruk menggunakan TI sebu hingga alat berat. Setelah sempat berhenti, aktivitas pertambangan kini kembali terlihat.

Nama Regen Muncul

Di tengah aktivitas tujuh tower tersebut, nama Regen mencuat. Seorang warga yang mengetahui aktivitas di lokasi menyebut salah satu pihak yang disebut mengurus kegiatan tersebut adalah seseorang bernama Adi.

“Itu ada TI tower di situ, yang ngurus Adi. TI itu punya Regen, infonya ngasil di situ dan sudah hampir satu bulan kerja,” ujar warga tersebut.

Pernyataan warga itu menjadi informasi yang masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut, terutama mengenai siapa pemilik sebenarnya dari tujuh unit TI tower yang beroperasi di kawasan tersebut serta siapa yang bertanggung jawab atas kegiatan pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!