Babel hari iniBangka BaratBangka BelitungBeritaEdukasiLingkunganLokalNasionalNewsPemerintahan

DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Peringati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,

124
×

DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Peringati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,

Sebarkan artikel ini

*Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Merdeka bukan hanya hak, tapi tanggung jawab bersama.*

H. Badri Syamsu

MENTOK, Berita5.co.id — Pagi yang cerah di jantung kota Mentok menjadi saksi sejarah kecil namun penuh makna. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan agenda utama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan DPR RI Tahun 2025.

Ruang sidang DPRD Bangka Barat disulap menjadi simbol kecil dari semangat kebangsaan: bendera Merah Putih berkibar megah, ornamen merah-putih menghiasi ruangan, dan para undangan berpakaian formal lengkap, sebagian mengenakan busana adat menggambarkan keragaman budaya yang menjadi kekuatan utama Indonesia.

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD, Penjabat Bupati Bangka Barat, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh masyarakat, organisasi wanita seperti PKK dan Dharma Wanita, pemuda, mahasiswa, hingga pelajar. Ini bukan sekadar seremoni tahunan ini adalah panggilan kebangsaan.

Rapat dibuka secara resmi oleh pimpinan DPRD dengan ketukan palu sebanyak tiga kali. Suasana khidmat langsung menyelimuti ruangan ketika layar besar menampilkan siaran langsung pidato Presiden Prabowo Subianto dari Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.

Tahun 2025 menjadi tahun istimewa. Delapan dekade Indonesia merdeka bukanlah waktu yang singkat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memaknai ulang arti kemerdekaan sebagai kekuatan kolektif untuk menatap masa depan.

Berikut kutipan inti dari pidato kenegaraan Presiden:

“Kita telah memasuki 80 tahun kemerdekaan. Ini adalah tonggak sejarah penting menuju Indonesia Emas 2045. Tidak ada lagi ruang bagi perpecahan. Tidak ada lagi waktu untuk saling menyalahkan. Kita harus bersatu, bekerja sama, dan saling percaya untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.”

Presiden menekankan bahwa stabilitas politik, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta transformasi digital dan ekonomi hijau harus menjadi prioritas nasional dan daerah.

“Indonesia bukan negara kecil. Kita adalah negara besar, dengan sumber daya alam melimpah dan bonus demografi yang luar biasa. Tapi potensi itu tidak akan berarti tanpa solidaritas dan kerja keras.”

Ia juga mengajak para pemimpin daerah, seperti di Bangka Barat, untuk terus mengedepankan keadilan sosial dalam pembangunan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!