
Pemerintah daerah telah berupaya membantu rakyat dengan menyediakan bibit tanaman secara gratis, namun hal ini tidak berarti jika lahan justru dikuasai oleh korporasi besar.
Didit menegaskan bahwa aspirasi ini bukan untuk kepentingan DPRD atau pejabat, melainkan aspirasi murni rakyat Bangka Belitung.
DPRD Babel mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk terus bersatu dan berdoa agar perjuangan ini dikabulkan.
Kunjungan mereka ke Jakarta bukan sekadar kunjungan, melainkan wujud nyata perlawanan rakyat Babel terhadap kebijakan yang dianggap mengancam masa depan generasi negeri ini. (B5)












