Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim
BANGKA BARAT, Berita5.co.id – Ruang Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Rabu (5/8/2026), dipenuhi wajah-wajah muda yang menyimpan mimpi besar. Mereka bukan sekadar pelajar yang lolos seleksi, tetapi putra-putri terbaik Bangka Barat yang akan memikul kehormatan sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Di hadapan mereka, Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman membuka secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Paskibraka. Namun, yang disampaikan bukan hanya pesan tentang baris-berbaris ataupun disiplin. Lebih dari itu, ia menitipkan sebuah amanah tentang masa depan Indonesia.
Menurut Yus Derahman, menjadi Paskibraka bukanlah sekadar memperoleh kehormatan mengibarkan Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta dipersiapkan menjadi kader pemimpin bangsa yang akan mengambil peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
” Indonesia ditargetkan menjadi negara yang tangguh, mandiri dan inklusif pada tahun 2045. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Paskibraka dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Yus Derahman dalam sambutannya.
Pernyataan itu menjadi benang merah seluruh rangkaian pembukaan diklat. Pendidikan karakter, nasionalisme, integritas, hingga kepemimpinan ditempatkan sebagai fondasi utama yang harus dimiliki generasi muda sejak dini.
Wakil Bupati mengingatkan bahwa seluruh peserta telah melewati proses seleksi yang panjang sejak 13 hingga 17 April 2026. Kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi selama seleksi mengantarkan mereka ditetapkan sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Bangka Barat berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Nomor 200.1.2.2/209/BAKESBANGPOL/2026.
Selanjutnya, mereka akan dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada 15 Agustus 2026 sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Yus menegaskan, amanah itu memiliki dasar hukum yang jelas. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, Paskibraka merupakan pelajar terbaik yang dipersiapkan untuk mengibarkan dan menurunkan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia maupun Hari Lahir Pancasila.
Karena itu, seluruh peserta diwajibkan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan sebelum melaksanakan tugas negara tersebut.
Selama 14 hari, para calon Paskibraka tidak hanya digembleng kemampuan teknis kepaskibrakaan.
Lebih jauh, mereka dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, memiliki wawasan kebangsaan, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, berjiwa Pancasila, memiliki kepemimpinan, patriotisme, nasionalisme, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Yus Derahman, pendidikan seperti inilah yang menjadi investasi terbesar daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul.
Di tengah tantangan global, menurutnya, Indonesia masih menghadapi ancaman jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap) yang hanya bisa diatasi melalui peningkatan kualitas manusia.
” Salah satu tantangan terbesar menuju Indonesia Emas adalah keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap) serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar Indonesia mampu menjadi negara maju,” katanya.
Di hadapan puluhan peserta, Yus Derahman mengajak para calon Paskibraka menyadari bahwa mereka adalah agen perubahan.
Mereka diminta menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan mengedepankan akhlak, integritas, toleransi, semangat gotong royong, serta bijak menggunakan media sosial.
” Karena itu, adik-adik merupakan agen perubahan yang memiliki tanggung jawab untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat toleransi, menghidupkan semangat gotong royong, serta menjadi teladan bagi generasi muda,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta terus mengembangkan karakter sebagai pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, pantang menyerah dan memiliki integritas tinggi.
Pembukaan Diklat Paskibraka tahun ini tidak hanya menjadi agenda rutin menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Lebih dari itu, kegiatan yang dikoordinasikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bangka Barat tersebut menjadi bagian dari investasi daerah dalam membangun generasi muda yang siap memimpin di masa depan.
Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui kepemimpinan Wakil Bupati H. Yus Derahman menempatkan pembangunan karakter sebagai prioritas yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik. Baginya, daerah tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nasionalisme, kepemimpinan, disiplin dan integritas.
Dari Graha Aparatur pagi itu, pesan yang disampaikan Yus Derahman menjadi lebih dari sekadar pembukaan pelatihan. Ia menitipkan harapan agar setiap langkah tegap para calon Paskibraka kelak bukan hanya mengiringi berkibarnya Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi simbol lahirnya generasi Bangka Barat yang siap mengawal perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (B5)












