Berita

Berkhayal PLTN Digantikan Kompor Thorium: Usul Untuk Bos Reaktor Agar Tak Kehilangan Pamor

×

Berkhayal PLTN Digantikan Kompor Thorium: Usul Untuk Bos Reaktor Agar Tak Kehilangan Pamor

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi. (ist)

Oleh: Bangdoi Ahada
OPINI, Berita5.co.id — Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Gelasa terus diterpa gelombang penolakan warga.

Alasannya masuk akal: masyarakat takut pulau kecil mereka jadi terang bukan karena listrik, tapi karena radiasi.

Hem… daripada terus menuai protes dan penolakan, mengapa kita tidak membuat sekala kecil dahulu, agar Bos Reaktor tak kehilangan pamor.

Misalnya, bisa saja membuat ide baru yang lebih “merakyat” — Kompor Thorium Nasional (KTN).

Logikanya sederhana: kalau nuklir besar ditolak, ya bikin versi kecilnya.

Karena warga masih takut dan trauma kisah ledakan nuklir, ya kita ubah saja jadi kompor.

Jika kompor listrik tenaga thorium ini berhasil dan banyak memberikan manfaat kepada rakyat, apa salahnya dimuncul  varian lain lagi, misalnya pemanggang plutonium portable atau rice cooker tenaga fusi.

Menurut para pengagum PLTN,  thorium lebih aman dan efisien.

Tapi di negeri dimana colokan listrik saja kadang harus digetok dulu biar nyala, ide menghadirkan kompor nuklir terasa seperti menggabungkan antara Teknologi Tinggi dan Keberanian Tinggi.

Satu sendok thorium bisa menyala seratus tahun, tapi kalau jatuh ke lantai dapur—bisa-bisa seratus tahun juga orang satu RT pindah tempat tinggal.

Ide ini nantinya tentu akan mendapatkan  berbagai tanggapan dengan canda dan tawa.

Karena di negeri ini, kalau logika tak bisa diandalkan, humor adalah satu-satunya pelindung akal sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!