Aspirasi dan harapan juga mereka sampaikan, agar nasib para pedagang kecil menjadi lebih baik di masa depan.
“Kami berharap dan mendoakan Pak Basit Cinda menjadi wali kota. Kepada Bapak kami titipkan harapan kami selaku pedagang UMKM ini, agar lapak dagang kami maunya tetap di pinggir pantai,” ujar Iyut, pedagang jajanan mie.
Bagi Basit Cinda, berada di kawasan Pasir Padi adalah mengingatkannya akan masa-masa ketika lagi susah.
“Kami berdua istri, dulu di 20an tahun lalu sering berjalan-jalan di sini. Pasir Padi ini tempat yang penuh memori yang begitu mengesankan bagi kami. Bertambah bahagia juga di sore ini, karena berjumpa dengan ibu-ibu pedagang semua,” ujar Basit Cinda.
Menanggapi aspirasi dan harapan yang disampaikan para pedagang, Basit Cinda menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan.
“Saya pernah hidup susah, tidak terlahir dari rahim orang kaya, sama seperti ibu-ibu semua. Karena itu saya paham dengan keluh-kesah ibu-ibu di sini. Segala permasalahan akan kita benahi dan tangani, kalau seandainya mendapat amanat yang lebih besar untuk memimpin kota ini. Dengan mengucapkan bismillah, kusiap bersama ibu-ibu semua,” ujar Basit Cinda. (*/b5)












